MAKE YOUR DREAMS HAPPEN

Part III

SCHOOL OF FASHION DESIGN


Well...
Aku mau cerita tentang interview and the result :D
Interview di lakukan pada tanggal 25 agustus lalu, sebelumnya tanggal 24 agustus 2016, CS Arva school menghubungi aku, mereka mengatakan bahwa email berkasku sudah di terima, dan ada satu hal yg ngebuat aku speechless, ternyata program beasiswa yang ditawarkan hanya 10-25% bukan 100% seperti yang aku bayangin.

Jelas aktu itu, aku sangat sedih, aku sudah berharap banyak terhadap program beasiswa itu, dan aku sudah mempersiapkan segalanya dengan sangat hati-hati. Rasa putus asapun datang menghampiri, karena aku tau banget kalau orang tua ku tidak mampu untuk membiayai sekolah ku, dan akupun tak ingin menyusahkan mereka. Akhirnya, aku memutuskan untuk tetap mengikuti proses wanwancara yang dilakukan via telfon.

Dua hari setelah proses wawancara berlangsung, akhirnya aku mendapatkan email dari Arva School, dan Congratulations!!! aku lolos beasiswa dari Arva School Fashion Design One Year Program. Anehnya aku sama sekali tidak bahagia dengan hasil yang aku peroleh. 

Akhirnya, aku menghubungi kakak kedua ku, dia baru lulus kuliah di Farmasi Universitas Sumatera program Apoteker, aku meminta pendapat darinya, dan kakakku berkata, dia mau menyekolahkan aku, tapi nanti, ketika dia sudah kerja.

Harapan mulai muncul kembali.
Dia menyarankan aku untuk mengatakan pada ayah, setidaknya aku mengatakan pada beliau, walaupun aku yakin pasti tidak diizinkan.

Keesokannya, aku memberanikan diri mengatakan tentang beasiswa dari Arva, dan respon dari ayahku kurang, waktu itu juga beliau mengatakan supaya aku menyelesaikan dulu kuliah S1, karena semeter ini aku sedang mengambil mata kuliah skripsi.

Waktu itu, aku juga diingatkan kembali oleh ayah,  bahwa beliau ingin naik haji tahun depan, karena orang tua ku sudah dari tahun 2010 mendaftar haji. Disitu aku langsung tau jawaban dari ayah, dan aku menyakinkan diri bahwa kesempatan masih ada, aku tidak boleh putus asa, aku harus kuat dan tetap berusaha.

Sehari berselang, aku tidak membahas apapun mengenai beasiswa itu lagi, kemudian malam tanggal 29 agustus aku sedang bersantai dikamar, sambil menonton drama korea favoritku. Tiba-tiba mamak memanggilku, disitu aku sudah feeling kalau orang tua ku ingin membahas tentang beasiswa tersebut. 

 Dan, ternyata benar, orang tua ku tidak mengizinkan aku untuk mengambil program beasiswa dari Arva school, karena jarak yang jauh, dan beasiswnya hanya potongan harga 15%, jadinya mereka meminta aku untuk menunda dulu sekolah di fashion, mereka meminta ku untuk menyelesaikan dulu pendidikan S1, dan kalau memang melanjutkan sekolah, mereka memperbolehkan aku melanjutkan ke jenjang S2.

Setelah berdiskusi panjang lebar, akupun diam saja dan mengikuti keinginan orang tua ku, karena ayah menginginkan aku menjadi dosen di kampus aku yang sekarang ini, bukannya tidak mau melanjutkan S2, malahan ini satu dari sekian banyak impian yang aku punya, aku ingin mendapatkan beasiswa S2 dari Dikti ataupun LPDP.

Dan sekarang, akupun ingin fokus pada skripsi dan kemudian mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi S2 di universitas yang ada di indonesia ataupun di luar negeri.

Aku yakin bahwa impianku akan terwujud satu persatu, aku hanya perlu menguatkan mental ku, karena ada satu kalimat yang mengatakan "Tidak ada mimpi yang terlalu besar, hanya saja mental yang terlalu lemah untuk menggapainya".

Tetap semangat, pasti ada jalan menuju roma :)

Dream..
Believe..
Make it happen..

Komentar

  1. Sedih begitu terakhir ternyata gak jadi masuk, udah bagus banget lho keterima lagi, keren! Aku juga punya masalah yang sama, pengen sekolah disitu tapi kehalang biaya dan masih bikin skripsi S1. Tapi nggak apa, bener banget masih ada banyak jalan. Terimakasih sudah posting, sangat menyemangati. Siapa tahu selanjutnya kita ketemu sebagai teman sekelas di Arva. Nabung dulu tapi haha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya Aminn mbak, semoga impian mbak juga tercapai,terus semangat ngejar mimpinya 💪😘

      Hapus
  2. Sama kak,, aku jg gt.. Terhalang dana dan lokasi yg jauh jg...

    BalasHapus

Posting Komentar