SEMANGAT YA CANTIK

 SEMANGAT YA CANTIK :)
16  April 2017

SEDIH, MARAH, KECEWA...
Mungkin semua orang akan merasakan hal yang sama jika berada diposisi aku yang sekarang, terlalu berharap banyak akan sesuatu hal, tetapi hasil yang didapat nihil. Yupss beberapa waktu lalu aku mengikuti desain contest yang pertama kali diselenggarakan di Banda Aceh. Aku bener-bener niat buat ikutan sampai mikirin inspirasi yang sesuai, nah, kebetulan aku suka banget dengan yang namanya laut jadi aku milih tema besarnya tentang laut dan tema satunya lagi tentang alam.



Setelah menunggu sampai awal bulan April lalu, akhirnya pengumuman tahap saru, dan aku dapat kabar dari panitianya kalau aku lolos tahap pertama, wahh senang bukan main, setelah hari itu aku bener-bener mempersiapkan untuk seleksi tahap ketiganya, yaitu membuat kolase, dulu aku sudah pernah buat kolase, waktu semester 3 dikampus, sebenarnya itu MK semester 5, tapi aku duluan ngambilnya sama beberapa teman. Ada 3 hari berturut-turut aku belanja bahan-bahan untuk buat kolase tersebut, sampai-sampai minta bantuan ke kakak sepupu buat minta bantu diajarin cara melukis yang bener, karena aku pingin buat yang sebagus mungkin kolasenya, jadinya background kolase aku lukis, awalnya backgroundnya mau di cat pake cat air basa, rupanya nanti hasil yang didapat gak maksimal, makanya akhirnya pake cat minyak, dan untungnya aku punya cat minyak, sudah lama banget sih belinya tapi belum pernah kepake. 

Jadi, setelah backgroundnya selesai, mulailah aku membuat boneka kolasenya, aku buat hati-hati banget, mungkin ada beberapa kali aku ulang buatnya supaya hasilnya bagus. Dari mulai jait sisi kainnya yang cukup ribet sampe ngelem-ngelem kain kebusa dan yang paling makan waktu saat pembuatan bordir dan pemasangan detail swaroski dan payet itu ngabisin waktunya seharian lho. Setelah itu satu bagian yang paling sulit adalah membuat kepala bonekaanya, itu sangat-sangat ribet dan ngelem pasir ke background juga menghabiskan banyak lem, karena pasirnya gak mau nempel ke kain kanvasnya.



Dan hari presentasnyapun datang, dari pagi bangun tidur aku udah kepikiran waktu presentasinya gimana, rasa takut menghantui aku, aku gak ngerti kenapa aku sangat takut dan grogi, sebelumnya-sebelumnya waktu kuliah aku sering prsentasi di depan teman-teman, sering berinteraksi dengan banyak orang, tapi kali ini beda, rasanya lebih menengangkan dari sidang sarjana yang lalu, aku gak ngerti kenapa aku bisa seperti itu. Aku sampai ketempat presentasi beberapa menit lebih awal, walaupun akhirnya harus menunggu hingga lebih dari satu jam. Akhrirnya satu persatu bergantian masuk untuk presentasi di depan para juri, waktu itu aku mendapatkan nomor urut 15, dan azan magribpun berkumandang, beberapa menit setelah selesai shalat magrib presentasi dmulai kembali, para peserta dengan percaya diri mempresentasikan hasil karyanya didepan para juri, taklama kemudian akhirnya giliran aku mempresentasikan hasil karyaku di depan juri.

Ini mungkin merupakan salah satu pengalaman yang paling mengecewakan untuk aku, di moment penting seperti itu aku tidak bisa mempertahankan hasil karyaku didepan para juri, aku gagal meyakinkan mereka bahwa aku layak untuk lolos ketahap berikutnya, maksud dari rancangan aku tidak sampai ke pikiran para juri, itu semua terjadi karena ketidakcakapanku saat berbicara dan saat mempresentasikan hasil karyaku. Disaat dua temanku keluar dengan rasa percaya diri karena karyanya disukai oleh para juri, sedangkan aku keluar dengan hati yang teriris karena kesalahan sendiri.

Saat itu, aku memang sudah yakin tidak akan lolos ketahap berikutnya, tapi hati kecilku masih berharap lebih, sampai-sampai terbawa kemimpi. Kemudian sehari setelah presentasi aku dapat pengumuman lewat SMS dari panitia, dan benar, aku tidak lolos ketahap berikutnya, dan 2 temanku ternyata lolos ketahap berikutnya, sedihnya gak bisa diungkapkan dengan kata-kata, air mata gak berhenti-hentinya ngalir, berkali-kali mencoba menenangkan hati dan berfikir jernih dan juga berfikir positif, ditambah lagi dukungan dari orang tersayang, yappp berhasil ! tapi itu hanya sebentar, disaat teringat akan hal itu lagi, lagi-lagi hati merasa sedih dan kecewa terhadap diri sendiri, bertanya-tanya sebenarnya apasih yang Allah rencanakan untukku. Ini bukan pertama kalinya aku merasa seperti ini, biasanya saat ikut kompetisi atau Student Exchange aku gagal langsung ditahap pertama, mungkin orang lain berkali-kali merasakan yang seperti ini, tapi bagi aku kali ini sangat menyakitkan, mungkin karna aku terlalu berharap banyak untuk lolos ketahap berikutnya.

Dimana Sebenarnya Salahku ? 
Dimana Rejeki ku ? 
Kapan Giliran Aku ? 
Kenapa Selalu Orang Lain ?
Bagaimana Dengan Aku ? 
Bagaimana Dengan Masa Depan Aku ? 
Apa Aku Kurang Berusaha ?
Apa Sebenarnya yang Engkau Rencanakan Untukku ?
Mengapa Aku Harus Selalu Bersedih ?

Itulah pertanyaan-pertanyaan yang timbul dibenak dan difikiranku, yahhh begitulah, apalagi aku orang yang sangat-sangat BAPER, jadi sedihnya bakal lama banget lho.

Semangat ya Tia, Sabar ya Hati, Berlapang dada ya aja ya Hati, Mungkin nanti bakalan ada sesuatu yang baik datang, Berfikir positif aja ya, Gak masalah tu, nanti bakalan ada lagi kok, nanti coba lagi, masih panjang perjalanan, jangan putus asa ya, jangan sedih lagi, senyum dong, :)

SEMANGAT :)

Komentar

  1. Ford edge titanium 2019 | A Practical Analysis of the
    Ford edge titanium 2019 | A Practical Analysis of black oxide vs titanium drill bits the Steel blue titanium Edge titanium price Edge. trex titanium headphones titanium dental Ford edge titanium 2019. Anton, the Edge of Steel

    BalasHapus

Posting Komentar