PENARI - HIPMI GIANYAR FASHION CONTEST





Yang ini kompetisi terbaru yang aku ikut, belum pengumuman sih, tapi karna ini blog pribadi, gagapa dong aku share terus :D
berikut penjelasannya...



PENARI

Bali merupakan sebuah pulau yang memiliki keindahan dan kekayaan yang tiada habisnya. Bali juga dikenal dengan daerah yang memiliki berbagai macam kebudayaan dan kesenian lokal yang dapat dinikmati wisatawan seperti tarian tradisional. Masyarakat Bali dikenal sangat menjaga  kelestarian seni tari, tarian-tarian tersebut dilakoni oleh pria, wanita, anak-anak hingga orang dewasa. Hal tersebut menginspirasi saya untuk mengangkatnya kedalam desain busana dengan tema “PENARI”.

Sketsa  busana yang saya rancang mengangkat sosok penari wanita bali dengan balutan pakaian khas dari setiap tarian-tarian yang ada, mulai dari Tari Pendet, Tari Sanghyang, Tari Janger, Tari Cendrawasih, Tari Legong dan lain sebagainya. Selain mengadopsi sosok penari bali serta pengaplikasian beberapa ciri khas busana tarian bali, saya sedikit memberikan sentuhan penari Aceh seperti pada hiasan kepala, penempatan selempang songket  serta sosok penari Aceh dalam balutan busana khasnya. Kemudian pada sketsa desain tersebut saya memberikan penambahan rimpel bertingkat yang terinspirasi dari Pura Ulun Danu. Desain busana tersebut mengunakan warna-warna khas penari bali yaitu warna-warna cerah, dalam desain ini saya menggunakan warna merah, kuning, dan kuning emas. 

Pada sketsa pertama saya terinspirasi dari pakaian penari legong ditambah dengan hiasan kepala berupa mahkota, gelang pada lengan, juntaian pada pakaian penari dibagian depan yang saya modifikasi menjadi hiasan pada bagian belakang. Selanjutnya di tambah dengan sosok seorang wanita penari aceh yang menggunakan busana pada tarian ranup lampuan. Sketsa kedua, sedikit berbeda, pada desain kali ini saya menggambarkan sosok wanita yang energik layaknya penari tarian cendrawasih. Pada sketsa kedua saya mengunakan hiasan kepala berupa mahkota dan selendang khas penari aceh. Sketsa berikutnya terinspirasi dari penari sanghyang dan ciri khas penari bali yang menggunakan selendang pada beberapa tarian, serta dilengkapi dengan hiasan kepala berupa tusuk konde khas Aceh dan bunga-bunga khas penari Bali. Selanjutnya, sketsa keempat saya menggambarkan penari Bali yang mengunakan kemben sebagai atasan  dan selendang yang menjuntai kebelakang seperti yang digunakan pada tari janger serta penambahan badong pada busana tersebut.

Material yang saya gunakan pada keempat desain tersebut ialah bahan silk yang tebal dan mengkilat sehingga memberikan kesan mewah. Sosok penari pada busana tersebut dibuat dengan teknik digital printing serta keseluruhan busana dijahit menggunakan mesin jahit khusus. Selanjutnya pada desain busana tersebut saya menggunakan konsep modestwear dengan long outwear sebagai look utama yang kemudian dikombinasikan dengan longdress dan trousers.
Target pengguna busana tersebut ialah seluruh wanita yang berusia 20-30 tahun dari belahan dunia manapun yang menyukai dan mencintai budaya serta kesenian khususnya tarian tradisional bali.

Komentar